Peran KADIN dalam Membangun Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045
Hari ini (Kamis, 7/12/2023), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).
Muhammad Rahmad
12/7/20232 min read


Hari ini (Kamis, 7/12/2023), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Ini merupakan acara tahunan untuk membahas agenda strategis dan langkah ke depan dalam rangka mendukung perkembangan ekonomi Indonesia. Rapimnas Kadin tahun ini berlangsung di Jakarta dan dihadiri oleh para pemimpin sektor bisnis, anggota Kadin, serta tokoh-tokoh ekonomi nasional.
Saya hadir mewakili Asosiasi Haji & Umrah KESTHURI. Di Rapimnas Kadin kali ini, saya mempunyai catatan khusus terkait tekad Kadin yang akan tampil terdepan dalam mensukseskan Indonesia Emas 2045.
Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di dunia. Dalam rangka mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia akan menjadi negara maju dan berdaya saing tinggi, peran KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia menjadi sangat penting. Salah satu pendekatan yang paling potensial adalah memanfaatkan kekuatan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dan sumber daya lokal.
UMKM Sebagai Tulang Punggung Ekonomi
UMKM memiliki peran yang krusial dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Mereka menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif. KADIN Indonesia harus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan bahwa UMKM mendapatkan dukungan yang cukup. Ini mencakup bantuan akses ke modal, pelatihan, pemasaran, dan akses ke pasar yang lebih luas.
Dengan mendorong pertumbuhan dan peningkatan produktivitas UMKM, KADIN Indonesia dapat menciptakan efek berantai yang positif dalam perekonomian nasional. UMKM yang kuat akan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak, memperkuat daya beli masyarakat, dan mendukung stabilitas ekonomi secara keseluruhan.
Sumber Daya Lokal untuk Pengembangan Industri
Indonesia memiliki beragam sumber daya lokal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Baik itu sumber daya alam seperti pertanian, perkebunan, dan tambang, maupun sumber daya manusia yang kreatif dan berbakat. KADIN Indonesia dapat berperan aktif dalam mempromosikan pemanfaatan sumber daya lokal ini dengan cara;
1. Mendorong Inovasi: KADIN dapat membantu mendukung inovasi dalam pengelolaan sumber daya lokal, seperti pengembangan teknologi pertanian yang lebih efisien, pengolahan produk-produk lokal yang lebih berkualitas, atau penggunaan energi terbarukan.
2. Promosi Produk Lokal: KADIN dapat bekerja sama dengan pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk-produk Indonesia ke pasar nasional dan internasional. Ini akan meningkatkan eksposur produk lokal, meningkatkan daya saing, dan mendatangkan pendapatan lebih besar bagi produsen lokal.
3. Kolaborasi dengan Pemerintah: KADIN dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam mengembangkan kebijakan yang mendukung pengembangan sumber daya lokal, seperti peraturan yang mempromosikan ekspor produk lokal atau insentif fiskal untuk investasi dalam pengembangan sumber daya alam.
Menuju Indonesia Emas 2045
Cita-cita Indonesia Emas 2045 adalah visi yang memerlukan upaya bersama dari seluruh sektor masyarakat, termasuk sektor bisnis yang diwakili oleh KADIN. Dengan memanfaatkan potensi UMKM dan sumber daya lokal, KADIN Indonesia dapat berperan sebagai agen perubahan yang kuat dalam mencapai visi ini.
Melalui pembinaan UMKM dan optimalisasi sumber daya lokal, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor, meningkatkan daya saing industri, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak. Ini akan mengarah pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, yang merupakan kunci menuju Indonesia Emas 2045.
Pada akhirnya, peran KADIN Indonesia dalam membangun kekuatan ekonomi Indonesia dengan mengandalkan UMKM dan sumber daya lokal adalah penting untuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. Dengan sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, Indonesia dapat mengukir masa depan yang cerah dan berdaya saing tinggi di panggung ekonomi global.***
*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti
