Rakernas KADIN: Mengkaji Peta Jalan Menuju Indonesia Emas 2045

Kamar Dagang dan Industri Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan singkatan KADIN Indonesia, memiliki peran kunci dalam memajukan ekonomi Indonesia.

Muhammad Rahmad

11/29/20232 min read

Kamar Dagang dan Industri Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan singkatan KADIN Indonesia, memiliki peran kunci dalam memajukan ekonomi Indonesia.

Sebagai salah satu organisasi bisnis terbesar di Indonesia, KADIN memiliki tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam mewujudkan visi Peta Jalan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 yang telah dirumuskan oleh pemerintah. Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia Bidang Asosiasi dan Himpunan yang digelar di Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta (29/11/2023), membahas peta jalan tersebut.

Pertemuan para pemimpin Asosiasi dan Himpunan pelaku bisnis di Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia ini merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk mengkaji dan menyusun strategi bersama dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas 2045. Beberapa tanggapan dan pemikiran terkait rapat tersebut dapat kita soroti:

1. Kolaborasi Antara Sektor Swasta dan Pemerintah: Rapat Kerja Nasional Kadin adalah wadah penting untuk memperkuat kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah. Kolaborasi yang kuat antara kedua pihak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, pertumbuhan bisnis, dan penciptaan lapangan kerja. Kerja sama yang efektif dapat membantu mengatasi berbagai hambatan yang mungkin muncul dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.

2. Inovasi dan Teknologi: Transformasi digital dan perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor kunci dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Rapat Kadin harus memberikan perhatian khusus pada strategi inovasi dan digitalisasi untuk memastikan bahwa Indonesia tetap berada di garis depan dalam pemanfaatan teknologi untuk pertumbuhan ekonomi.

Rapat Kerja Nasional KADIN Bidang Asosiasi dan Himpunan di Jakarta 29/11/2023

3. Kewirausahaan dan Pemberdayaan UMKM: Peta jalan ini juga harus memberikan fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian nasional dan menciptakan pekerjaan. Rapat Kadin dapat mengidentifikasi cara-cara untuk mendukung perkembangan UMKM melalui akses ke pembiayaan, pelatihan, dan akses pasar yang lebih luas.

4. Keberlanjutan Lingkungan: Upaya untuk mencapai Indonesia Emas harus senantiasa mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan. Ini berarti harus ada komitmen untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memastikan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana. Bisnis-bisnis di Indonesia juga harus berperan aktif dalam mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan.

5. Pemberdayaan Tenaga Kerja: Meningkatkan kualitas dan keterampilan tenaga kerja adalah elemen penting dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Rapat Kadin dapat membahas cara-cara untuk meningkatkan pelatihan dan pendidikan tenaga kerja agar sesuai dengan tuntutan pasar global yang terus berubah.

Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia yang membahas Peta Jalan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 adalah momentum penting untuk memahami peran sektor swasta dalam mewujudkan visi besar ini. Kadin, bersama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, memiliki kesempatan untuk merumuskan strategi konkrit dan langkah-langkah nyata untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan kerja sama yang baik dan komitmen bersama, Indonesia memiliki potensi untuk mengukir masa depan yang gemilang pada tahun 2045.***

*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti