Kriteria Calon Presiden Ideal Menuju Indonesia Emas 2045
Indonesia telah menetapkan visi menjadi negara maju dan sejahtera pada tahun 2045.
Muhammad Rahmad
12/15/20232 min ler


Indonesia telah menetapkan visi menjadi negara maju dan sejahtera pada tahun 2045. Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045 itu genap berusia 100 tahun, sehingga dikenal pula dengan Indonesia Emas 2045.
Untuk mencapai tujuan besar ini, pemilihan seorang calon presiden (capres) yang ideal sangatlah penting. Capres ideal harus memenuhi sejumlah kriteria kunci yang sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.
Pemilu Presiden akan digelar 14 Februari 2024 mendatang. Rakyat Indonesia akan memilih calon Presiden. Tentunya, calon Presiden yang akan dipilih rakyat Indonesia itu, memiliki visi yang sama menuju Indonesia Emas 2045. Seperti apakah kriteria seorang calon presiden ideal yang akan memimpin Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 itu?
Muhammad Rahmad, seorang Fungsionaris DPP Partai Golkar, yang juga maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat 2, bicara blak-blakan. Menurut Rahmad, jika rakyat Indonesia menginginkan Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera pada tahun 2045, maka seorang calon presiden ideal yang harus dipilih atau dicoblos pada Pemilu mendatang itu setidaknya memiliki 6 (enam) kriteria;
Pertama; Calon presiden ideal harus memiliki integritas yang tinggi dan berlandaskan etika yang kuat. Presiden dan wakilnya harus menjadi teladan moral bagi negara, tidak terlibat dalam praktik korupsi, dan selalu bertindak berdasarkan prinsip-prinsip kejujuran dan transparansi. Integritas yang kuat akan memastikan pengambilan keputusan yang adil dan bersih.
Kedua; Seorang capres ideal harus memiliki visi yang jelas tentang bagaimana Indonesia akan mencapai status negara maju pada tahun 2045. Visi ini harus diikuti dengan rencana strategis yang konkret dan terukur untuk mencapainya. Rencana ini harus mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan infrastruktur.
Ketiga; Kepemimpinan yang kuat diperlukan untuk memimpin bangsa menuju tujuan besar. Capres ideal harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang efektif untuk menggerakkan dan menginspirasi masyarakat, serta untuk mengelola konflik dan menjaga stabilitas politik. Presiden dan wakilnya juga harus memiliki kemampuan untuk memotivasi dan mengkoordinasikan tim pemerintahan.
Keempat; Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya, agama, dan suku. Oleh karena itu, capres ideal harus memiliki kemampuan untuk merangkul beragam kelompok dan pandangan politik. Presiden dan wakilnya harus mempromosikan persatuan dalam keragaman, mendengarkan aspirasi semua rakyat, dan memastikan bahwa kepentingan semua kelompok diakomodir dalam kebijakan dan program pemerintah.
Kelima; Seorang capres ideal harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang berbagai masalah yang dihadapi oleh Indonesia. Ini termasuk soal ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pertahanan, dan keamanan. Presiden dan wakilnya harus memiliki pengetahuan teknis dan analitik yang cukup untuk merumuskan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan.
Keenam; Capres ideal harus memiliki komitmen kuat untuk mengurangi kesenjangan sosial, mengatasi kemiskinan, dan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap peluang dan manfaat pembangunan. Hal ini penting karena Indonesia Emas 2045 juga harus mengedepankan prinsip keadilan sosial.
Oleh karena itu, pemilihan calon presiden ideal yang memenuhi kriteria-kriteria di atas adalah langkah kunci dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Calon presiden yang memiliki integritas, visi, kepemimpinan, kemampuan merangkul, kompetensi teknis, dan komitmen pada keadilan sosial lah yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Masyarakat adalah aktor yang akan menentukan arah Indonesia. Pemilu langsung 14 Februari 2024 mendatang akan menjadi penentu. Semoga rakyat mempergunakan hak pilih mereka dengan sebaik-baiknya, sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar terwujud. Wallahualam.
*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti
