Analisis Kritis Kebijakan Pariwisata Nasional 2026

POLICY BRIEF No. 001/PKPI/I/2026 ANALISIS KRITIS KEBIJAKAN PARIWISATA NASIONAL 2026: Respons terhadap Hasil Rapat Koordinasi Kepariwisataan 12 Januari 2026. Capaian sektor pariwisata tahun 2025 dengan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan kontribusi 3,96% terhadap PDB menunjukkan tren pemulihan yang positif pasca pandemi

Pusat Kajian Pariwisata Indonesia

1/11/20261 min baca

Pusat Kajian Pariwisata Indonesia (PKPI) menyambut baik inisiatif Pemerintah dalam menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kepariwisataan pada 12 Januari 2026 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Capaian sektor pariwisata tahun 2025 dengan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan kontribusi 3,96% terhadap PDB menunjukkan tren pemulihan yang positif pasca pandemi.

Namun demikian, analisis komparatif PKPI terhadap data regional ASEAN 2025 menunjukkan bahwa Indonesia masih tertinggal signifikan dari Malaysia (28,2 juta wisman) dan Vietnam (pertumbuhan 22%). Target 16-17,6 juta wisman untuk 2026 perlu dievaluasi ulang mengingat potensi yang belum tergarap, terutama terkait kebijakan visa yang restriktif dan ketiadaan strategi konkret untuk pasar China.

Policy brief ini menyajikan analisis berbasis data dan rekomendasi strategis untuk optimalisasi sektor pariwisata nasional tahun 2026 dan seterusnya.

Download Policy Brief No. 001/PKPI/I/2026 disini (pdf format)