Emak-emak Dukung Gerakan Ekonomi Ala Muhammad Rahmad

Gerakan pemberdayaan ekonomi melalui program tanam jagung unggul yang digagas Muhammad Rahmad, mendapat dukungan positif dari kalangan emak-emak Kabupaten Limapuluh Kota.

Muhammad Rahmad

4/12/20231 min baca

Gerakan pemberdayaan ekonomi melalui program tanam jagung unggul yang digagas Muhammad Rahmad, mendapat dukungan positif dari kalangan emak-emak Kabupaten Limapuluh Kota.

Dalam pertemuan silaturahmi dengan ema-emak beberapa waktu lalu, Rahmad menyampaikan bahwa kebutuhan jagung untuk pakan ayam di Kabupaten Limapuluh Kota belum terpenuhi oleh pasokan lokal. Tiap tahun, Kab. Limapuluh Kota masih membeli jagung ratusan ribu ton ke Propinsi tetangga. Disisi lain, ada 62 ribu hektar lebih lahan "nganggur" yang siap ditanami.

"Pasarnya ada di Kab. Limapuluh Kota. Lahannya ada di Kab. Limapuluh Kota. Tenaga kerjanya ada di Kab. Limapuluh Kota", tegas Rahmad.

"Jika semua sumber daya itu dipadukan dengan ketersediaan bibit jagung unggul, ketersediaan pupuk subsidi, ketersediaan peralatan pertanian dan pelatihan, maka Kab. Limapuluh Kota bisa menjadi sentra produksi jagung di Sumatera Barat", kata Rahmad.

Rahmad mengajak Pemerintah Kab Limapuluh Kota untuk turun tangan dalam gerakan ekonomi ini. "Bila Pemerintah Daerah bergerak dan turun ke Masyarakat, maka gerakan ekonomi ini akan luar biasa efeknya", ujar Rahmad.

Rahmad mengaku siap mendatangkan bibit jagung unggul dan praktek langsung bersama masyarakat.

Sebelumnya, Rahmad telah melakukan uji coba tanam jagung di beberapa demplot di Kab Limapuluh Kota. Uji coba tersebut membuahkan hasil yang sangat mencengangkan. Hasil produksinya mencapai 12,6 ton per hektar. Masa tanam sampai panen hanya memerlukan waktu 3 bulan 10 hari.

*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti