Muhammad Rahmad Inisiasi Tanam Jagung Massal di Limapuluh Kota

(Payakumbuh) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar adalah pusat peternakan ayam dan unggas di Sumatera Barat.

Muhammad Rahmad

5/10/20231 min baca

(Payakumbuh) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar adalah pusat peternakan ayam dan unggas di Sumatera Barat. Produknya memasok kebutuhan 5 Propinsi, yakni Sumbar, Riau, Jambi, Palembang dan Bengkulu. Kebutuhan dasar ayam dan unggas ini adalah jagung sebagai banan baku utama pakan.

"Sebagian besar jagung sebagai bahan baku pakan masih didatangkan dari luar Sumbar. Produksi jagung Sumbar baru sekitar 1 juta ton per tahun, sementara kebutuhan Jagung untuk pakan mencapai 3,1 juta ton per tahun. Sumbar harus membeli 2,1 juta ton jagung tiap tahun untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam dan unggas", kata Rahmad.

Disisi lain, menurut Rahmad, saat ini ada 62.000 hektar lahan tidur di Limapuluh Kota, dan bisa dimanfaatkan untuk ditanami jagung.

“Kebutuhan akan jagung masih belum bisa terpenuhi oleh petani lokal, makanya pemerintah melakukan impor. Jadi bertanam jagung itu pasarnya masih terbuka lebar,” ujar Rahmad.

Inisiasi bertanam Jagung ini telah dimulai Muhammad Rahmad pada tahun 2019 lalu. Dari hasil ujicoba, didapati hasilnya sangat menjanjikan. Bibit jagung pakan unggul yang ditanam, ternyata bisa menghasilkan 12 ton per hektar.

Rahmad berharap kepada Pemerintah Daerah agar budaya bertanam jagung itu digalakkan ditengah masyarakat. "Hasil panennya luar biasa, masa tanam hanya 3 bulan 10 hari, dan pasarnya sudan ada di Kabupaten Limapuluh Kota sendiri", ujarnya.

Rahmad juga siap membantu Pemerintah Daerah dalam memberikan pembinaan kepada Petani, termasuk membantu penyediaan bibit unggul dan pelatinan.**[BDS]

*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti