Peran Vital Asesor dalam Memajukan Industri Pariwisata Indonesia

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia.

Muhammad Rahmad

6/4/20242 min read

Penulis : Muhammad RAHMAD, Asesor BNSP RI (Badan Nasional Sertifikasi Profesi RI) bersama Master Asesor Rachmad Sugiyanto dan Rina Tampubolon, foto dengan para Asesor Nasional yang mengikuti RCC (Recognition Current Competency) di Hotel Balairung Jakarta, 3-4 Juni 2024. RCC ini diselenggarakan oleh LSP Pramindo.

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia. Kontribusinya yang signifikan terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja, dan devisa negara menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan nasional. Pada tahun 2019, sektor pariwisata berkontribusi sebesar 4,80% terhadap PDB Indonesia. Di tahun 2020, meskipun terdampak pandemi COVID-19, pariwisata masih menyumbang 4,37% terhadap PDB. Industri pariwisata menyerap sekitar 13 juta tenaga kerja langsung pada tahun 2019. Jika memperhitungkan tenaga kerja tidak langsung, sektor ini menyerap 34 juta pekerja. Pada tahun 2019, sektor pariwisata menghasilkan devisa sebesar USD 16,9 miliar, meningkat 1,9% dari tahun sebelumnya. Pariwisata menjadi kontributor devisa terbesar kedua setelah industri kelapa sawit di Indonesia. Diproyeksikan, pariwisata Indonesia tumbuh rata-rata 6,4% per tahun hingga 2028. Namun demikian, untuk mewujudkan potensi tersebut secara optimal, diperlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk asesor pariwisata yang memainkan peran krusial.

Asesor pariwisata adalah tenaga profesional yang bertugas melakukan penilaian, verifikasi, dan sertifikasi terhadap kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta standar produk dan layanan wisata. Mereka memastikan bahwa para pelaku industri pariwisata, seperti tour guide, travel agent, pengelola destinasi wisata, hotel, dan restoran, telah memenuhi kualifikasi dan kriteria standard yang ditetapkan. Dengan demikian, asesor bertindak sebagai quality control untuk menjamin mutu dan daya saing pariwisata Indonesia.

Peran asesor sangat penting dalam meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas SDM pariwisata. Melalui proses penilaian dan sertifikasi, asesor mendorong para pekerja di sektor ini untuk terus mengembangkan kompetensi dan keterampilannya. Hal ini akan menciptakan tenaga kerja yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan prima kepada wisatawan. SDM yang unggul merupakan fondasi yang kokoh bagi kemajuan industri pariwisata Indonesia.

Selain itu, asesor juga berperan dalam memastikan standarisasi produk dan layanan wisata. Mereka melakukan inspeksi dan audit terhadap fasilitas pariwisata, seperti akomodasi, transportasi, atraksi, dan amenitas lainnya. Dengan menerapkan standar yang terukur dan konsisten, asesor membantu meningkatkan kualitas dan keamanan produk wisata. Hal ini akan memberikan jaminan dan kepercayaan kepada wisatawan, sehingga mendorong peningkatan kunjungan dan kepuasan mereka.

Lebih lanjut, peran asesor juga signifikan dalam meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di kancah global. Di tengah kompetisi yang ketat dengan negara-negara lain, keberadaan asesor yang kompeten dan kredibel menjadi nilai tambah bagi industri pariwisata nasional. Sertifikasi dan pengakuan internasional yang diberikan asesor akan meningkatkan reputasi dan positioning Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Hal ini pada gilirannya akan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara dan investasi ke dalam sektor pariwisata.

Namun demikian, untuk mengoptimalkan peran asesor, diperlukan dukungan dan sinergi dari berbagai stakeholder. Pemerintah perlu menyediakan regulasi dan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan profesi asesor. Asosiasi dan lembaga terkait juga harus aktif dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi para asesor melalui pelatihan dan sertifikasi berkala. Sementara itu, pelaku industri pariwisata harus terbuka dan kooperatif dalam menjalani proses penilaian dan sertifikasi oleh asesor.

Dalam menghadapi tantangan dan dinamika industri pariwisata yang terus berkembang, peran asesor akan semakin krusial di masa depan. Mereka diharapkan dapat beradaptasi dengan tren dan teknologi baru, serta responsif terhadap perubahan preferensi wisatawan. Dengan komitmen dan dedikasi tinggi dari para asesor, industri pariwisata Indonesia akan semakin kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi negara dan masyarakat.

Kehadiran asesor yang profesional, berintegritas, dan visioner merupakan prasyarat bagi kemajuan industri pariwisata Indonesia. Peran mereka sebagai penjamin mutu, katalisator peningkatan kompetensi SDM, serta penggerak standardisasi dan daya saing, akan menentukan masa depan pariwisata nasional. Oleh karena itu, pengembangan dan penguatan profesi asesor harus menjadi prioritas bersama bagi seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya pariwisata Indonesia yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti