Strategi Pariwisata Paris: Mengikuti Trend Self Tourism
Paris, ibu kota Prancis, telah lama menjadi salah satu tujuan pariwisata teratas di dunia.
Muhammad Rahmad
11/2/20232 min baca


Paris, ibu kota Prancis, telah lama menjadi salah satu tujuan pariwisata teratas di dunia. Namun, untuk tetap bersaing dan menjaga daya tariknya, Paris telah mengadopsi berbagai strategi pengembangan pariwisata yang berfokus pada trend self tourism, konektivitas yang mudah dijangkau, dan kemudahan akses menggunakan transportasi publik. Dalam tulisan ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana Paris mengadaptasi diri terhadap trend baru ini dan mulai menggeser fokusnya dari group tourism ke self tourism.
Salah satu trend terbesar dalam pariwisata global adalah self tourism atau tur mandiri. Para wisatawan semakin memilih untuk merencanakan dan menjalani perjalanan mereka sendiri tanpa mengandalkan paket tur dari tour operator. Paris telah merespons trend ini dengan menyediakan informasi yang luas dan mudah diakses melalui situs web dan aplikasi resmi pariwisata kota. Wisatawan sekarang dapat dengan mudah merencanakan kunjungan mereka sendiri, memilih objek wisata, mengatur akomodasi, dan merancang jadwal yang sesuai dengan minat pribadi mereka.
Destinasi yang Saling Terhubung: Memudahkan Mobilitas
Paris telah berfokus pada menciptakan destinasi yang saling terhubung dengan mudah dijangkau menggunakan transportasi publik. Sistem kereta bawah tanah Métro yang canggih dan jaringan bus yang luas memungkinkan wisatawan dengan mudah berpindah dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya. Peningkatan konektivitas ini memungkinkan pengalaman wisata yang lancar dan efisien tanpa harus bergantung pada tour operator atau kendaraan pribadi.
Tiket transportasi dengan mudah dapat kita beli di mesin kios-kios yang tersedia sebelum pintu masuk, atau disekitar tempat pemberhentian bus. Jenisnya pun beragam. Ada yang untuk sekali jalan, untuk satu hari, untuk satu minggu, untuk satu bulan. Harga tiketnya semakin lama harinya, akan semakin murah. Tentu saja tiket itu bisa digunakan untuk semua transportasi publik, baik keretapi (metro), bus, maupun monorail.
Transisi dari Group Tourism menuju Self Tourism
Paris telah mulai mengalihkan fokusnya dari group tourism ke self (personal) tourism. Dengan menyediakan informasi dan sumber daya yang memungkinkan, wisatawan dengan mudah dapat merencanakan dan mengunjungi objek wisata yang sesuai dengan preferensi mereka sendiri. Paris telah menciptakan lingkungan yang mendukung untuk pengalaman wisata yang lebih personal dan mendalam. Ini memungkinkan wisatawan untuk menjelajahi seluruh kota paris dengan cara mudah dan sesuai dengan minat mereka sendiri.
Cafe-Cafe dan Taman-Taman yang Mendukung Pengalaman Personal
Paris juga dikenal dengan cafe-cafe yang terletak di sepanjang jalan dan taman-taman yang indah. Cafe-cafe ini adalah tempat yang ideal untuk berhenti sejenak, menikmati kopi atau makanan ringan, dan meresapi atmosfer kota. Taman-taman seperti Luxembourg Gardens dan Parc des Buttes-Chaumont memberikan pengalaman yang nyaman bagi wisatawan yang ingin bersantai atau menjelajahi suasana alam yang tenang.
Yang menarik adalah, tampilan depan cafe sangat rapi, bersih, dan bentuk nya hampir mirip atau seragam, sehingga enak dipandang. Tidak berantakan atau bentuknya beragam tidak karuan. Sepertinya, Paris menerapkan template standar pengelolaan cafe bagi swasta.
Sistem Pembayaran Serba Elektronik dan Transportasi Pro Tourism
Paris juga telah mengadopsi sistem pembayaran serba elektronik yang memudahkan wisatawan dalam bertransaksi. Kartu transportasi Navigo, kartu Museum Pass, dan aplikasi pembayaran digital memungkinkan wisatawan untuk membayar dengan mudah di berbagai objek wisata, restoran, dan toko-toko. Selain itu, transportasi publik di Paris telah ditingkatkan untuk mendukung pariwisata, dengan jadwal yang terpampang disetiap pemberhentian dan pelayanan yang handal.
Kesimpulan
Strategi pengembangan pariwisata Paris yang berfokus pada trend self tourism, konektivitas yang mudah dijangkau, dan pengalaman personal telah membawa perubahan positif bagi kota ini. Paris semakin menjadi tujuan yang ramah bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kota dengan cara mereka sendiri, merencanakan perjalanan mereka sendiri, dan menikmati keindahan dan budaya yang ditawarkan kota ini secara personal. Dengan adopsi teknologi modern, peningkatan aksesibilitas, dan fokus pada pengalaman wisatawan, Paris terus menjadi salah satu kota paling menarik di dunia untuk self tourism yang berpusat pada diri sendiri. Paris tidak hanya mengikuti trend pariwisata, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan pengalaman personal yang tak terlupakan bagi para wisatawan.
*) Penulisan adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata Indonesia / Dosen Pariwisata Institut Pariwisata Trisakti
info@pusatkajianpariwisata.id
© 2023-2026 Pusat Kajian Pariwisata Indonesia. All Rights Reserved.
